Meski Perih, Itulah Takdirku
oleh MKpnc
Bersama gelap dunia aku bergelut lama
Pekat malam aku ingin bersahabat
Sepertinya aku menginginkan seperti matahari
Kupikirkan akan indah
Membangunkanmu tiap pagi, menemanimu
Setia pada pagi, menunggu hingga keperaduan
Menjadi angin juga ingin kulakukan
Agar bisa mengacak rambutmu
Terlihat sederhana meski tak sengaja
Aku iri jika boleh kubercerita
Bahagia sungguh beruntung
Dia menjadi bagian tawamu
Terkadang lucu menjadi aku
Aku tak bisa melakukan hal sesederhana itu
Di tengah hasrat hati ingin memilikimu
Apalah aku, seberkas embun kecil
Yang kau lihat sementara
Lalu menghilang tertelan indahnya sinar
Sesimpel itu kehadiranku
Dilihat tanpa coba dimiliki
Karena aku hanya pelengkap bukan prioritas
Biarlah ku coba terima takdir ini
Karena memang itulah posisiku untukmu
Kediri, 04 Maret 2018
@mkpnc_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar