Raga, aku tidak berjanji untuk selalu bisa bercerita
Jiwa, aku akan tetap menjadi yang tertanam
Aku, selalu berusaha untuk menjadi yang mengobati
Kamu, tetaplah menjadi sesuatu yang kudoakan
Sepatah dua patah kata yang tergurai
Adalah setiap doa yang selalu ingin terpanjat
Hujan, adalah saksi sebuah cinta pernah luntur
Rumput, adalah karpet terakhir perpisahan itu
Waktu, adalah masa jarak mulai membelenggu kita
Kesepian, adalah dia yang selalu menyapa saat ini
~MKpnc
Surabaya, 10 Desember 2018
Senin, Desember 10, 2018
Langganan:
Postingan (Atom)
Jalan Yang Patah
Pojok oleh Mika Panca Cerita ini berupa macam alurnya Baik mundur mengingat kejadian lalu Maju merangkai masa depan Campuran dengan berbagai...
-
Meski Perih, Itulah Takdirku oleh MKpnc Bersama gelap dunia aku bergelut lama Pekat malam aku ingin bersahabat Sepertinya aku mengingin...
-
TERCIPTA TANPA SENGAJA OLEH MIKA PANCA ... MENEBAR RINDU YANG MENJELMA TUMBUH BESAR RASA INGIN BERSENDU KAMU WUJUD YANG SEDANG...